Bukan Untuk Asin, Ini Fungsi Garam Pada Roti

Garam menjadi fakor penentu dalam proses fermentasi untuk pembuatan roti, selain sebagai penyedap garam juga sangat berpengaruh dalam menghasilkan sebuah roti yang berkualitas baik. Garam yang nama kimianya adalah Natrium Klorida (NaCL) itu punya peran yang sangat penting dalam sebuah adonan roti dan menghasilkan kualitas roti yang baik.

Berikut fungsi garam dalam proses pembuatan roti.

Mengontrol fermentasi, garam dapat mengatur kepadatan dalam adonan, mengontrol aktifitas ragi, bersama atau bereaksi dengan suhu adonan.

Menghambat perkembangbiakan mikroba, garam dapat mengurangi perkembangan mikroba yang menghambat aktifitas ragi pada saat fermentasi. Pada saat itu garam membantu ragi berfermentasi, garam dapat mencegah adanya bau yang dihasilkan oleh fermentasi yang tidak normal.

Garam juga sebagai penyedap rasa, garam memiliki fungsi sebagai penyedap, roti yang tak diberikan garam akan terasa tawar atau kurang nikmat saat dimakan.

Garam juga bias membuat adonan lebih lentur, garam dapat mengencangkan atau mengerutkan adonan, juga menghasilkan protein pembetukan gluten, sehingga adonan memiliki elastisitas. Ketika jumlah garamnya ditambah maka adonan akan mengerut atau mengecil. Sebaliknya jika kuantitasnya dikurangi maka adonan menjadi kendur. Kombinasi yang sesuai antara kualitas gluten pada adonan dan kadar garam akan meninggkatkan daya elastisitas adonan dalam mempertahankan gas dalam adonan sehingga adonan roti tidak kempes saat proses fermentasi.

Nah diatas adalah sedikit pengetahuan akan peran penting garam dalam sebuah adonan roti, jadi selamat mencoba dan mudah-mudah sharing ini berguna bagi teman-teman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here