Pelaku Industri Was-Was, Izin Impor Tak Kunjung Keluar

0
13

Industri pengguna garam khawatir izin impor garam tak kunjung keluar. Pasalnya stok persediaan garam sudah sangat terbatas, yakni diperkirakan hanya untuk mencukupi hingga sekitar 3 minggu lagi. Ketua Umum Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) Tony Tanduk mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan izin impor bagi anggotanya, guna menjaga keberlangsungan.

 “Asosiasi sudah mengajukan permohonan izin impor garam industri sejak awal Januari tahun ini. Tapi sampai sekarang tidak keluar. Padahal, kebutuhan garam industri anggota AIPGI tidak sedikit, yakni sekitar 3,2 juta – 3,4 juta ton per tahunnya,” ujar Tony, Rabu (05/02).

Menurut Tony, dampak kerugian yang bisa ditimbulkan apabila izin impor garam tidak kunjung keluar setelah stok persediaan habis cukup besar. Pasalnya, ketiadaan bahan baku garam industri berpotensi menyebabkan terhentinya kegiatan produksi, penutupan pabrik, hingga pemutusan hubungan karyawan (PHK).

Tidak hanya itu, Tony bahkan memperkirakan bahwa terhambatnya pasokan bahan baku garam industri akibat proses pengeluaran izin yang berlarut-larut juga bisa menyebabkan iklim investasi menjadi tidak menarik serta menghilangkan peluang ekspor.

“Peluang ekspor di atas US$ 15 miliar menjadi nol besar,”jelasnya.

Garam banyak digunakan industri

Untuk diketahui, garam industri digunakan sebagai bahan baku di banyak industri. Beberapa industri yang mengandalkan garam industri sebagai bahan baku di antaranya seperti industri makanan dan minuman, farmasi, pulp dan kertas, pakan ternak, industri petrokimia yang berbasis chlor dan alkali, dan lain-lain.

Anggota Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) misalnya, diketahui memiliki kebutuhan garam industri sekitar 700.000-an ton per tahunnya. Berdasarkan keterangan Ketua APKI, Aryan Warga Dalam, tahun ini pihaknya mengantongi rekomendasi impor dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebanyak 624.000 ton.

Saat ini, pihaknya tengah menanti keluarnya izin impor garam industri dari Kementerian Perdagangan. Aryan mengaku belum bisa memperkirakan secara pasti hingga berapa lama lagi stok persediaan garam industri yang ada bisa menunjang kegiatan produksi anggota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here