Presiden Jokowi : Jangan Hambat Impor Garam Industri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar seluruh pihak tidak menghambnat kebijakan impor terutama yang berkaitan dengan bahan baku, seperti garam dan gula.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar seluruh pihak tidak menghambnat kebijakan impor terutama yang berkaitan dengan bahan baku, seperti garam dan gula. Pernyataan itu disampaikan Jokowi pada pembukaan rapat kerja Kementerian Perdagangan, Rabu (4/3). 

“Ada penurunan aktivitas ekonomi di Indonesia akibat dunia yang melemah. Sektor yang terganggu yakni pariwisata, perdagangan dan investasi. Untuk itu semua harus terus bekerja dan mencari solusi. Salah satunya urusan impor. Tolong betul-betul dilihat yang berhubungan dengan policy impor. Jangan lagi ada yang hambat di situ,” kata Jokowi.

Kepala Negara menegaskan, impor ini terutama yang menyangkut bahan baku industri. Pasalnya, industri di China sudah berhenti padahal supply bahan baku kebanyakan dari sana.

“Sudah di sana sulit jangan masuk ke sini juga sulit. Industri garam misalnya, untuk bahan baku kemudian gula untuk makanan-minuman. Jangan ada industri yang mengeluh. Urusan ini contoh saja, banyak juga produk lain yang tidak bisa saya sebutkan. Ini persoalan mudah menjadi sulit karena kita tidak memiliki feeling saat ini keadaan sulit tuturnya.

Untuk itu, Jokowi meminta Kementerian Perdagangan melakukan relaksasi dan percepatan prosedur apa saja yang lama dan berbelit.

“Potong. Prosedur mana dibuat simple. Jangan bapak-ibu anggap normal, sangat tidak normal ini. Situasi sangat berbeda karena corona berbeda,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here