Tony Tanduk : Penyerapan Garam Lokal Sesuai Target

Ketua Umum Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) Tony Tanduk optimis penyeraopan garam lokal oleh industri akan mencapai target pada bulan Juni mendatang.

penyerapan garam

Ketua Umum Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) Tony Tanduk optimis penyeraopan garam lokal oleh industri akan mencapai target pada bulan Juni mendatang. Berdasarkan data Kemenprin, hingga akhir Januari 2020 penyerapan garam sudah mencapai 713 ribu ton atau 65 persen dari 1,1 juta ton yang ditargetkan. 

“Kalau ada kekhawatiran garam petambak tidak terserap, kami sudah memiliki komitmen. Garam petani juga bisa dijual ke mana saja,” kata Tony, Senin (2/3). 

Hanya saja, lanjut dia, persoalan garam lokal adalah kualitas kandungan natrilium klorida (NaCI) yang masih di bawah standar industri yakni di atas 95 persen. Namun pihaknya akan tetap menyerapnya.

Untuk harga, disepakati masing-masing industri dengan mitra petambak sesuai dengan kualitas garam. Untuk garam lokal sesuai kualitasnya diharapkan sekitar Rp500-Rp700 per kilogram. Harga tersebut masih bisa naik jika kualitasnya sangat baik.

Sebagai informasi, pada Agustus 2019 lalu, sebanyak 11 perusahaan industri pengolah garam bersama 164 petambak garam meneken kesepakatan penyerapan 1,1 juta garam. penyerapan dilakukan dari lima provinsi sentra garam. Yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here